(Effi S Hidayat)
" Satu-satunya batasan yang kita miliki dalam hidup adalah apa yang kita tanamkan dalam benak kita sendiri"(Frank Moffat, penulis, pendidik).
Refleksi:
Anda dan saya, semua orang malah...pastinya memiliki keinginan. Dan yang namanya harapan, keinginan, entah apa lagi namanya, tentu tidak hanya satu, melainkan beragam-ragam. Yang menjadi masalah pula, bagaimana caranya mewujudkan segala keinginan dan harapan itu? Tergantung upaya manusia itu sendiri, seberapa keras upayanya dia berusaha, dan seberapa bulat tekadnya menggapai "impiannya".
Nah, Frank Moffat yang telah terlibat dalam urusan coaching, training, dan teaching, sejak usia belia adalah orang yang sangat meyakini bahwa segala sesuatu dalam hidup ini adalah mungkin. Bahkan, sebegitu antuasiasmenya ia menjalani hidup, sehingga mendapat 'gelar' : Mr. Positive. Ha! Betapa tidak, menurut Moffat, satu-satunya orang yang membatasi kesempatan kita itu tak lain, ya ... diri kita sendiri!
Jadi, jangan pernah berani-beraninya Anda menyalahi orang lain atau keadaan, segala macam situasi dan kondisi yang Anda hadapi jika sampai gagal mencapai tujuan idaman dalam hidup ini. Toh, sesungguhnya memang tidak bisa disangkal, yang empunya hidup itu,'kan Anda sendiri, bukan siapa-siapa, bukan orang lain.
Go Beyond! Saya pernah membaca ajukan yang begitu bersemangat ini, entah di mana. Saya jatuh hati pada ungkapan "Menembus Batas".... Acapkali merasa kecewa, sedih, bahkan mungkin putus asa tatkala keinginan dan harapan saya tidak tercapai (namanya,'kan, saya manusia juga!), saya mencoba mengingat-ingat kembali kepada quotes yang satu ini.
Paling tidak, ibarat pompa ajaib, ia mampu meniupkan udara cadangan kepada balon harapan milik saya yang lagi kempes! (Catatan Selasa 08.15 pagi , 662017).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar