(Effi S Hidayat)
"It is not the strongest of the species that survives, nor the most intellegent that survives. It is the one that is most adaptable to change"(Charles Darwin, ahli geologi Inggris).Refleksi :
Apakah manusia bisa mengontrol setiap peristiwa yang terjadi dalam kehidupannya? Oh, tidak! Peristiwa yang terjadi, tetap saja sudah kadung terjadi, tak bisa dikendalikan oleh kita. Namun karena setiap peristiwa yang terjadi memiliki potensi untuk bergerak "maju" atau sebaliknya "mundur", masih ada celah yang bisa dikontrol oleh kita, yaitu "reaksi kita terhadap perubahan" itu sendiri.
Nah, seperti yang diutarakan Charles Robert Darwin, ahli geologi yang juga dikenal sebagai seorang naturalis kelahiran Inggris, bahwa "Ini bukan tentang yang terkuat dari spesies yang bertahan atau yang paling cerdas, melainkan yang paling responsif terhadap perubahan"; bukankah seharusnya kita menerima saja perubahan yang terjadi itu dengan positif dan tetap bergerak maju?
Jadikan perubahan sebagai tantangan yang menarik. Yakini setiap perubahan adalah peluang untuk meningkatkan dan mengembangkan apa yang ada pada diri kita. Dan, percaya saja setiap perubahan justru merupakan jalan menuju pertumbuhan pribadi dan pengembangan profesional dengan memaksa keluar dari zona nyaman.
"Apa yang kira-kira bisa kita pelajari dari situasi yang terjadi ini?" Mengubah pemikiran demikian, saya pikir akan mampu membuat kita tidak hanya sekadar berserah terhadap perubahan, tetapi mampu bertindak responsif -- seperti yang dikatakan kontributor Teori Evolusi yang sempat menggegerkan dunia pada masanya itu.
Ya, pengarang buku, satu yang berjudul "Asal-usul Spesies", Charles Darwin, membuat saya lagi-lagi tidak menjadi mudah terpukau pada intelegensi seorang manusia, atau terkagum-kagum pada kekuatan semata. Kunci membangun ketahanan diri sebagai manusia sejatinya adalah tergantung kepada adaptasi perilaku, pikiran, dan tindakan menerima perubahan. Alih-alih menolak perubahan , lebih baik 'merangkul' perubahan. So, staying positive, motivated, focused! (Catatan Jumat, 552017).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar