(Effi S Hidayat)
"If we encounter a man of rare intellect, we should ask him what books he reads"(Ralph Waldo Emerson, esais, dosen dan penyair).Refleksi:
Tidak bisa disangkal lagi, orang-orang yang banyak membaca biasanya memiliki pengetahuan rata-rata di atas orang lain yang sebaliknya sama sekali tidak suka membaca. Jelas-jelas penyair kelahiran Boston, AS, Ralph Waldo Emerson, menegaskan hal ini.
Katanya,"Jika kita bertemu dengan orang yang kecerdasannya langka, tanyakan saja buku apa yang dia baca." Ya, ya, pengarang banyak buku, satu diantaranya yang paling terkenal "The Transcendentalist" tentu saja telah membuktikan hal itu. Dan, saya sendiri mengakui, dengan membaca pikiran kita jadi terbuka luas. Buku membawa kita 'berlayar' ke mana-mana -- ke ujung dunia sekalipun....
Buku yang baik, bahkan mampu membentangkan cakrawala kita ke tingkat yang lebih tinggi. Ajari anak-anak membaca sejak kecil, paling tidak sebagai orangtua kelak kita bisa menepuk dada telah menitipkan warisan yang paling berharga untuk mereka. Pengetahuan yang menetap tidak bisa dibeli dengan uang, lho! Lebih baik menjadi 'kutu buku' ketimbang 'kutu loncat'! hehehe (Catatan Jumat Agung, 1442017).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar